Ikut Karnaval di Hari Pramuka Ke-65, Saka Anti Narkoba Garut Gelar Penyuluhan Singkat dan Bagikan Merchandise
HARIANGARUT.NEWS - Anggota Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengedukasi, mengajak, serta menjadikan teladan di tengah masyarakat, untuk hidup sehat, produktif, dan menjauhi narkoba.

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Drs. Ade Hendarsyah MM, saat melepas rombongan deville/karnaval pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Alun-Alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Rabu (26/08/2026).

"Saka Anti Narkoba dibentuk sebagai wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika. Organisasi ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut dan Kwarcab," jelas Ade Hendarsyah.
Sementara, Ketua Saka Anti Narkoba Kabupaten Garut, Yanri Pratiwi, S.I.Kom menegaskan, keikutsertaanya dalam karnaval Hari Pramuka Ke-65 tersebut untuk menunjukan bahwa keberadaan Saka Anti Narkoba dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Garut yang Bersih Narkoba (Bersinar).

"Kita rapatkan barisan dalam karnaval, bulatkan tekat, dan satukan langkah untuk menjaga generasi muda agar terbebas dari jeratan narkoba. Dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Garut ini, mari kita mengambil peran dengan hati yang tulus untuk menjadi bagian dari sejarah dalam mewujudkan Indonesia Emas Indonesia Bersih Narkoba," ungkap Yanri.

Ketua Saka Anti Narkoba menegaskan, Saka Anti Narkoba Kabupaten Garut memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

"Mari kita bersama-sama membawa Pramuka menjadi lebih maju, lebih berkualitas, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Garut tercinta, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” tandas Yanri, yang juga menjabat sebagai Penyuluh di BNNK Garut.
Dalam acara tersebut, Saka Anti Narkoba menerjunkan semua pengurus dari masing-masing bidang seperti Bidang Organisasi, Pendidikan, Kerjasama, Krida Sadar Hukum, dan Pencegahan. Iring-iringan Karnaval dimulai dari Babancong melewati Jalan Siliwangi, Cikuray, Ahmad Yani, Cimanuk, Jalan Kabupaten, dan berakhir kembali ke Babancong.

"Tadi juga saat diperjalanan kami sempat menyampaikan sosialisasi bahaya narkoba melalui materi singkat, membagikan poster, sticker, dan gelang anti narkoba kepada masyarakat, baik yang sedang melintas maupun yang kebetulan sedang menonton iring-iringan," ungkap Yanri.
Pesan tersebut menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang Pramuka bukan hanya terletak pada tanda penghargaan yang terpasang di seragam, melainkan pada karakter yang tumbuh dan manfaat yang mampu diberikan kepada lingkungan.***(Igie)