Ketua Kwarcab Garut Kukuhkan 265 Anggota Pramuka, Ade : Tanda Garuda yang Melekat Menjadi Awal dari Tanggung Jawab Besar
HARIANGARUT.NEWS - Sebuah tanda kehormatan bukan sekadar disematkan di seragam. Di baliknya ada proses panjang, latihan, kedisiplinan, kecakapan, ketekunan, hingga keberanian untuk membuktikan bahwa seorang Pramuka mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.
Semangat itulah yang mengiringi pengukuhan 265 anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Garut sebagai Pramuka Garuda. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Pramuka Ke-65 Tingkat Kabupaten Garut.
Bertempat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (25/08/2026), anggota Pramuka tersebut secara resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Drs. Ade Hendarsyah MM.
Dari sekitar 300 lebih pendaftar, sebanyak 265 peserta dinyatakan lolos seleksi dan dikukuhkan. Rinciannya terdiri dari 43 Pramuka Siaga Garuda, 133 Pramuka Penggalang Garuda, dan 88 Pramuka Penegak Garuda yang berasal dari wilayah Utara, Tengah, dan Selatan Kabupaten Garut.
Momen tersebut berlangsung khidmat. Para orang tua hadir menyaksikan langsung prosesi yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pembinaan anak-anak mereka di Gerakan Pramuka.
Bagi para orang tua, kehadiran mereka bukan hanya menjadi bentuk dukungan. Lebih dari itu, menjadi saksi bahwa proses pendidikan karakter yang dijalani putra-putri mereka melalui Gerakan Pramuka telah mencapai satu tahapan penting.
Ke-265 Pramuka tersebut ditetapkan sebagai Pramuka Garuda Kwarcab Kabupaten Bandung Tahap I Tahun 2026 setelah melalui proses penilaian dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Mereka berasal dari sejumlah Kwartir Ranting yang ada di Kabupaten Garut.
Ketua Pelaksana sekaligus Andalan Bina Muda Golongan Penggalang Kwarcab Garut, Tety Rusmawati, mengatakan adanya Pramuka Garuda memacu motivasi dan karakter peserta didik.
"Alhamdulillah dengan adanya Pramuka Garuda ini, anak-anak semakin dipacu lagi dan termotivasi. Karakter dan pengetahuan anak-anak berbeda-beda, hanya dengan Pramuka Garuda kami salurkan sehingga mereka semakin yakin, terampil, dan terus menggali potensi," ujar Teti.

265 peserta anggota Pramuka Garuda resmi dilantik.
Sementara, Ketua Kwarcab Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah menyampaikan, ke-265 anggota muda Gerakan Pramuka tersebut ditetapkan sebagai Pramuka Garuda sekaligus memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan diri, mengamalkan Satya dan Darma Pramuka, serta menjalankan semboyan “SETIA–SIAP–SEDIA” untuk kepentingan masyarakat, agama, bangsa dan negara.
Namun, prosesi tersebut, kata Ade, bukanlah akhir perjalanan. Justru sebaliknya, tanda Garuda yang kini melekat di seragam menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
"Menjadi Pramuka Garuda bukanlah akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Predikat ini harus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri, mengamalkan Satya dan Darma Pramuka, serta menjadi teladan bagi teman-teman di sekolah, keluarga, masyarakat, dan lingkungan Gerakan Pramuka,” tegas Ade.
Ade menyebut, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibanding 2025. Ia menuturkan, sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan sebagai jalur prestasi non-akademik untuk peningkatan jenjang karir.
"Alhamdulillah di tahun 2026 ini ada peningkatan. Kalau tahun 2025 dari dua gelombang hanya 300 lebih, sekarang gelombang 1 saja sudah 265. Awal September 2026 ini kami juga sudah buka rekrutmen gelombang kedua dan rencananya akan dikukuhkan tanggal 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda," pungkasnya.***