Usai Dipercaya Menjadi Ketua Paguron PRD, Iwan Ridwan Gencar Lakukan Koordinasi dengan Sesepuh Pencak Silat di Garut
HARIANGARUT.NEWS - Pasca dipercaya menjadi Ketua Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Kabupaten Garut pada Rabu (19/08/2026) lalu, Iwan Ridwan, beserta jajaran pengurus gencar membangun koordinasi dan konsolidasi dengan sesepuh, tokoh silat dan beberapa pengurus panglawungan yang ada di Kabupaten Garut.
Dalam pertemuan-pertemuan yang digelar, silaturahmi ini selain bertujuan mempererat ukhuwah serta membuka ruang komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, pengurus PRD juga membahas dan menyampaikan berbagai rencana dan strategi organisasi guna memberikan perkembangan serta kemajuan olahraga pencak silat di Kabupaten Garut.
Iwan Ridwan menegaskan, bahwa amanah yang diembannya bukanlah tugas ringan, melainkan tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian dan cita-cita besar organisasi. Semoga, kata dia, kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan baik sehingga implementasi program kerja yang akan di rencanakan bisa berjalan dengan optimal sesuai dengan harapan pengurus PRD.

"Setelah saya diberi amanah memimpin PRD, Alhamdulillah kita langsung melakukan koordinasi dan konsolidasi ke sesepuh pencak silat yang ada di Garut. Saya berharap, setelah kepengurusan PRD baru terbentuk, seluruh pengurus dan anggota semakin solid menjaga marwah PRD, memiliki dedikasi, saling menghormati, membantu kepada yang membutuhkan dan saling jaga sikap," ujar Iwan.
Menurutnya, komunikasi yang baik dan sinergi yang kuat menjadi fondasi penting untuk memperkokoh kebersamaan antar pengurus, anggota, dan para atlet PRD. Iwan berharap, hal tersebut mampu menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan sekaligus memperkuat peran perguruan silat Paguron Pusaka Riksa Diri baik di kancah lokal maupun regional.

"Harapan kami ke depan, perguruan silat tetap kompak dan tetap solid. Alhamdulillah, kami juga berharap pemerintah daerah tetap memperhatikan seni budaya pencak silat yang kita miliki saat ini. Potensi generasi di cabang olahraga unggulan ini sangat besar, setiap hari anak-anak berlatih dengan penuh semangat dan gigih," tandas Ketua PRD Garut.
Sementara Ketua IPSI Kabupaten Garut, Agus Mulyana atau yang akrab disapa Adis, dalam kesempatannya menegaskan, ke depan, pihaknya akan terus berupaya mendorong pencak silat menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional. Dia kembali mengingatkan semangat pencak silat sebagai budaya bangsa, jadi tidak ada lagi yang menganggap bahwa pencak silat itu hanya sekadar olahraga.

"Pencak silat merupakan warisan tak benda yang harus menjadi warna pembangunan manusia di Garut. Sedikit demi sedikit, pencak silat dilirik, digandrungi, dipelajari bangsa lain. Kalau benar kita mau mengangkat pencak silat ke tingkat dunia, kita harus kerja keras dan harus berbuat lebih. Kalau kita mau kuat di dunia, kita harus belajar dari siapapun," pungkas Adis.***(Igie)