Kamis, 10 September 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Warga Cikajang 9 Tahun Kecelakaan Patah Kaki, Pemdes Baru Tahu Saat Program Pajero Disdukcapil Garut
DAERAH Rabu, 2 September 2026 - 13:07

Warga Cikajang 9 Tahun Kecelakaan Patah Kaki, Pemdes Baru Tahu Saat Program Pajero Disdukcapil Garut

person Admin | visibility 360
Warga Cikajang 9 Tahun Kecelakaan Patah Kaki, Pemdes Baru Tahu Saat Program Pajero Disdukcapil Garut

HARIANGARUT.NEWS - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, kembali terjun ke lapangan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan jemput bola bagi disabilitas dan lansia, Pelayanan Adminduk Jemput ka Rorompok (Pajero), di Desa Cikajang Kecamatan Cikajang, Rabu (02/09/2026).

 

Kepala Desa (Kades) Cikajang, Dayat Hidayat, mengatakan, program Pajero Disdukcapil Garut ini sangat membantu warganya, baik yang lansia maupun yang disabilitas dalam hal kebutuhan administrasi kependudukan. Namun kata Dayat, ada hal yang membuatnya iba saat dirinya bersama tim Pajero berkunjung ke rumah salah satu warga disabilitas atas nama Iksan Alamsah, warga Kampung Areng RT 02/08, putra dari pasangan Koswara dan Enung.

 

"Iksan ini ternyata patah kaki akibat kecelakaan lalulintas 9 tahun lalu. Pernah tindakan medis dulu dengan Pen, dan saat ini belum mendapatkan tindakan medis kembali karena keterbatasan kemampuan ekonomi keluarga. Warga banyak yang tak mengetahui kondisi anak ini," ujar Dayat, Rabu (02/09/2026).

 

 

Dayat menyebut, dirinya bisa mengetahui kondisi warganya ini pada saat program Pajero Disdukcapil Garut untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan.

 

"Kondisinya sangat memprihatikan. Kami sangat prihatin dengan kondisi anak ini, dalam keterbatasan ekonomi keluarga dan bertahun-tahun menderita tanpa perhatian pemerintah. Saya baru tahu karena saya baru dua bulan menjabat Kepala Desa," katanya.

 

Kades Dayat mengatakan, dirinya langsung melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas dan Petugas TKSK Cikajang, untuk melakukan penanganan kondisi Iksan.

 

"Alhamdulillah respon baik, Kepala Puskesmas berkomunikasi dengan saya dan akan berkunjung untuk melihat kondisi Iksan, termasuk juga saya undang TKSK. Saya serahkan medisnya ke Puskesmas dan urusan sosialnya ke TKSK," kata Kades Dayat.

 

Kades Dayat mengatakan, tindaklanjutnya, Iksan dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut. Dalam proses perjalanan, konsultasi dan lain sebagainya di RSUD, Iksan harus ada tindakan medis yang dilakukan.

"Melihat kondisinya, kami berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Garut bisa membantu warga kami ini yang memang layak mendapatkan perhatian pemerintah," paparnya. (Bilal)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB