Humas Karang Taruna Desa Mekarsari Cibatu Sesalkan Dugaan Penipuan Rekrutmen yang Mengatasnamakan Perusahaan
HARIANGARUT.NEWS - Dugaan marakanya praktik percaloan rekrutmen peserta calon tenaga kerja, yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab selalu mencari keuntungan. Kali ini dugaan soal calo rekrutmen tenaga kerja salah satunya di PT. Ultimate Noble Indonesia (UNI) di kawasan Congkang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.
Menanggapi hal tersebut, Humas Karang Taruna Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Cepi Sulaeman mengungkapkan, peristiwa yang terjadi benar-benar sangat miris dan prihatin terkait masalah dugaan maraknya oknum calo rekrutmen tenaga kerja yang saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Dia meminta para pencari kerja tidak tertipu oknum yang mengaku bisa memasukkan tenaga kerja. Apalagi, menurut dia, jika harus menyetorkan sejumlah uang demi masuk kerja.
"Sangat miris dan prihatin. Ini sudah jelas membebankan para peserta calon tenaga kerja yang hendak melamar pekerjaan. Padahal selama ini pihak PT. UNI sudah terbuka dan transparan bahwa pihaknya tidak meminta uang administrasi apapun. Terima kasih kepada jajaran Polsek Cibatu yang sudah menangkap pelaku," ucap Jepri, sapaan akrab Cepi, Jumat (08/05/2026).
Maraknya dugaan temuan oknum percaloan tenaga kerja di perusahaan tersebut untuk rekrutmen para pekerja dibandrol dengan nominal mulai Rp.500 ribu sampai Rp2 juta. Jepri mengatakan banyak oknum di luar perusahaan yang menarik pungli dari calon karyawan pabrik sendal dan sepatu tersebut.
Sementara Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif, S.H., mengatakan bahwa kasus rekrutmen peserta calon tenaga kerja tersebut bermula dari adanya postingan di media sosial Facebook yang menawarkan bantuan agar bisa masuk bekerja di PT. UNI.
Pelaku diduga menggunakan akun Facebook Lite bernama “Tri Herdiansyah”, dan selanjutnya berkomunikasi dengan para korban melalui inbox dan WhatsApp. Dalam aksinya, pelaku meminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan proses penerimaan kerja.
“Pelaku diduga menggunakan email yang mengatasnamakan PT. Ultimate Noble Indonesia untuk meyakinkan para korban. Pembayaran dilakukan melalui rekening bank dan aplikasi dana atas nama Taufik Hidayat,” ujar Kapolsek Cibatu.
Sejauh ini terdapat empat warga yang telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibatu dengan total kerugian jutaan rupiah. Para korban mengaku telah mentransfer uang secara bertahap, namun setelah hampir satu bulan tidak ada kejelasan terkait pekerjaan yang dijanjikan.
“Kami telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian diantaranya menerima laporan korban, mengumpulkan barang bukti, mendata saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Garut untuk penanganan perkara lebih lanjut. Saat ini pihak Kepolisian tengah melakukan pendalaman dan koordinasi dengan Satreskrim Polres Garut guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Amir.
Kapolsek Cibatu juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan lowongan pekerjaan yang marak terjadi di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan pekerjaan dengan meminta sejumlah uang. Pastikan informasi lowongan kerja berasal dari sumber resmi perusahaan,” pungkas Kapolsek Cibatu.***