Selasa, 12 Mei 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Karate Dojo Cibatu Terus Berkembang, Sensei Haneco Sebut Latihan Jadi Lebih Hidup Saat Dipadukan dengan Game
OLAHRAGA Jumat, 8 Mei 2026 - 11:36

Karate Dojo Cibatu Terus Berkembang, Sensei Haneco Sebut Latihan Jadi Lebih Hidup Saat Dipadukan dengan Game

person Admin | visibility 88
Karate Dojo Cibatu Terus Berkembang, Sensei Haneco Sebut Latihan Jadi Lebih Hidup Saat Dipadukan dengan Game

HARIANGARUT.NEWS - Berlatih karate melalui permainan adalah metode yang sangat efektif, terutama untuk anak-anak dan pemula, agar latihan teknik dasar (kihon), jurus (kata), dan pertarungan (kumite) terasa menyenangkan, tidak membosankan, namun tetap intens. Pendekatan ini membantu meningkatkan kelincahan, kecepatan refleks, serta koordinasi mental dan fisik sambil bermain.

 

Demikian disampaikan Sensei dari Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Dojo Cibatu, Polres Garut, Haneco Lauzher Bilal Agung, saat melatih puluhan karateka di lapangan SMAN 3 Garut, Jalan Alun-Alun, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat (08/05/2026). Mereka, kata Haneco, tidak hanya berlatih teknik, tetapi juga bermain game seru, sehat, dan penuh keceriaan.

 

"Latihan sekaligus game ini juga melatih kecepatan refleks dan kemampuan bertanding sejak dini. Tadi para Karateka berlatih Squat thrust yaitu latihan fisik intensif yang menggabungkan gerakan jongkok, plank, dan lompatan untuk meningkatkan kekuatan otot. Lalu ada squat jump, dan jumping jack," ujar Sensei Haneco.

 

Latihan karate, lanjut dia, mampu mengembangkan kelincahan, kekuatan, dan kecepatan, memungkinkan teknik yang cepat dan efektif sekaligus meningkatkan tonus otot dan daya tahan. Dengan melatih kedua tangan dan kaki, serta sisi kiri dan kanan secara seimbang melalui game, latihan ini mengembangkan koordinasi mental dan fisik, serta fleksibilitas.

 

"Kita berharap masyarakat lebih banyak berpartisipasi dalam olahraga karate karena merupakan langkah positif untuk membentuk generasi yang tangguh, disiplin, dan berprestasi. Alhamdulillah di Dojo Cibatu sendiri kini banyak yang mendaftar dibanding tahun sebelumnya, ada 40 -an siswa yang tercatat pada awal Mei 2026 ini," ungkapnya.

 

Haneco menuturkan, meskipun karate merupakan olahraga bela diri, bukan berarti harus selalu serius. Dia melihat berbagai permainan yang dapat diterapkan pada siswa agar lebih menyenangkan daripada latihan rutin, sambil tetap mengajarkan keterampilan mental dan fisik yang mereka butuhkan.

 

"Tampaknya para siswa sangat senang dengan metode latihan yang diberikan pada hari ini. Penting untuk menciptakan lingkungan pelatihan yang aman dan menarik saat latihan sambil tetap menekankan pentingnya pembinaan karate sejak dini untuk meningkatkan karakter dan kemampuan fisik," pungkas Haneco Lauzher Bilal Agung.***

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB