Selasa, 12 Mei 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Keluarga Besar Pengurus KADIN Garut Gelar Halal Bihalal di Pasulukan Loka Gandasasmita, Ini Pesan Mama Derajat
EKONOMI Kamis, 9 April 2026 - 02:08

Keluarga Besar Pengurus KADIN Garut Gelar Halal Bihalal di Pasulukan Loka Gandasasmita, Ini Pesan Mama Derajat

person Admin | visibility 190
Keluarga Besar Pengurus KADIN Garut Gelar Halal Bihalal di Pasulukan Loka Gandasasmita, Ini Pesan Mama Derajat

HARIANGARUT.NEWS - Semangat Idulfitri tidak hanya dimaknai secara personal, tetapi juga kolektif dalam membangun ekosistem dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen kebersamaan sebagai bagian dari dunia usaha yang bertanggung jawab terhadap kemajuan daerah.

 

Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut, Ir. H. Rajab Priyaldi, saat menyampaikan sambutan dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Kadin Kabupaten Garut di Pasulukan Loka Gandasasmita, Jln. Cibatu-Sasak Besi, Kecamatan Cibatu, Selasa (07/04/2026). Kegiatan ini turut dihadiri seluruh pengurus Kadin Kabupaten Garut.

 

Tampak, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal. Rajab mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, kehadiran para pengurus Kadin menjadi nilai tambah yang memperkuat makna kebersamaan. Disela-sela kegiatannya, pengurus Kadin Garut berkesempatan mengunjungi museum benda-benda pusaka di Pasulukan Loka Gandasasmita.

 

“Alhamdulillah, suasana terasa begitu hangat, saya mengucapkan minal aidin wal faizin. Momentum ini saya manfaatkan untuk mengajak seluruh pelaku usaha bersama-sama membangun Kabupaten Garut. Kadin harus ambil bagian dan terlibat aktif dalam mewujudkan program pembangunan daerah. Kita melihat proyeksi ke depan. Dengan kondisi ekonomi sekarang, pengusaha tidak boleh pesimistis," ujar H. Rajab.

 

Ketua Kadin Garut menegaskan pentingnya momentum Syawalan sebagai perekat hubungan sosial dan ekonomi. Menurutnya, momentum Halah Bihalal merupakan tradisi luhur masyarakat yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan saling memaafkan. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika ekonomi.

 

“Tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai sendiri. Kemajuan ekonomi daerah hanya bisa terwujud melalui sinergi dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan ekosistem ekonomi yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pasar. Tentunya dengan kolaborasi ini akan semakin memperkuat jejaring demi kemajuan pembangunan. Tentunya, acara ini juga tidak sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga forum diskusi tentang tantangan dan masa depan di tengah situasi global yang dinamis,” tutup Ketua Kadin Garut.

 

Sementara pemilik Pasulukan Loka Gandasasmita, KPHA H Derajat Hadiningrat atau yang akrab disapa Mama Derajat, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi dan kemitraan antara Kadin dengan Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) yang akan berdampak positif terhadap perekonomian Garut.

 

"Saya harap kepada pengurus Kadin Garut dibawah pimpinan H. Rajab agar lebih fokus berkomitmen menjaga integritas lurus dan solid dalam membina dunia usaha daerah. Tonjolkan kualitas diri, bukan identitasnya.
Saya percaya, pengurus yang membersamai beliau merupakan representasi para pelaku usaha yang mampu bekerja secara profesional, jujur, setia, dan berpegang pada etika. Dalam hal ini bangun sinergitas agar sejalan dengan kebijakan pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kerjasama bersama PHRI dalam sektor pariwisata. Wisatawan membutuhkan aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Oleh karena itu, mari terus semangat membangun Garut,” ungkap Mama Derajat.

 

Dalam konteks ekonomi pertanian, Mama Derajat menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan. Ia mengatakan, industri Kopi Garut berkembang pesat, tak lepas dari fakta akan kualitas kopi dalam negeri yang memang sangat baik. Reputasi ko­pi Garut, kata dia, tak lagi diragukan. Sejak berpuluh tahun lalu sudah diakui dunia sebagai jenis kopi berkualitas sangat baik.

 

"Garut memiliki peradaban sejarah panjang dan beragam yang mencakup era Sunda kuno, kolonial, hingga budaya. Untuk itu saya mengajak Kadin Garut dan PHRI untuk berinovasi dalam memajukan daerah, salahsatunya memasarkan produk kopi. Kopi Garut telah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi sejak jaman dulu, dan menjadi gaya hidup bagi para penikmat kopi di berbagai lapisan, khususnya kopi robusta yang cukup tersohor di nusantara," pungkasnya.*** (Igie)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB