Kwarcab Gerakan Pramuka Terima Kunjungan Kepala BNNK Garut Bahas Pembentukan Saka Anti Narkotika
HARIANGARUT.NEWS - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Drs. Ade Hendarsyah MM, menerima kunjungan Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut, AKBP. Hery Sudarajat SH, di Sekretariat Kwarcab Garut, Jalan Pasundan, Kecamatan Garut Kota, Selasa (21/04/2026). BNN terus berupaya keras dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Garut. Dalam upaya ini, BNNK Garut mengambil langkah inovatif dengan membentuk satuan di Gerakan Pramuka yang aktif dan kerap hadir di tengah-tengah masyarakat.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Garut, Yanri Pratiwi, M.I.Kom dan Deri Yudiana, Waka Bidang Saka Pramuka, Satuan Komunitas dan Gugus Darma, H. Uloh M.Pd, Bidang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Urusan Cinta Tanah Air, Nilai Kebangsaan dan Patriot, Mukti Arif SE, Bidang Sakoma Urusan Pembinaan Satuan Komunitas, Gugus Darma dan Kepramukaan di Lembaga Pemasyarakatan,
Imat Ruhimat, Deni Hadiansyah, Wawan Gunawan GK, dan Bidang Aset, Sarpras, Kewirausahaan dan Koperasi Urusan, Dadan Karli Sudrajat.
Ketua Kwarcab Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah mengungkapkan, kunjungan dari BNNK Garut bertujuan untuk menjajaki pembentukan Satuan Karya Pramuka (Saka) Anti Narkoba di wilayah Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya strategis dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di kalangan generasi muda.
"Dalam pertemuan tersebut, kami membahas sinergi program antara BNNK Garut dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Pihaknya berharap, pembentukan Saka Anti Narkoba bisa menjadi wadah edukasi, pembinaan, serta pengembangan keterampilan bagi anggota Pramuka dalam mengampanyekan pola hidup sehat tanpa narkoba.
"Kolaborasi ini merupakan langkah strategis mengingat peran penting Pramuka dalam membina generasi muda hingga ke tingkat gugus depan," ungkap Ade.
Pengurus Kwarcab menyambut baik inisiatif dimaksud dan menyatakan kesiapan Gerakan Pramuka Kabupaten Garut untuk mendukung pembentukan Saka Anti Narkoba sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
"Kedepan, kita akan menindaklanjuti pertemuan ini melalui penyusunan rencana kerja, pedoman kegiatan, serta koordinasi lintas sektor guna merealisasikan pembentukan Saka Anti Narkoba di Kabupaten Garut," tandasnya.
Ketua Kwarcab menambahkan, bahwa memilih Satuan Pramuka sebagai target sasaran adalah keputusan yang tepat mengingat peran mereka sebagai generasi penerus bangsa. Dia menekankan bahwa penggunaan narkoba tidak hanya merugikan individu secara pribadi, tetapi juga keluarga dan bangsa, pungkasnya.

Sementara, dalam sambutannya Ketua BNN Kabupaten Garut, AKBP. Hery Sudrajat menyampaikan, pihaknya ingin mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan bagaimana proses, prosedur dan mekanisme pembentukan dan pelatihan Satuan Karya Pramuka (Saka) di wilayah kerja Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Garut.
"Saka Anti Narkoba adalah Satuan Karya (Saka) yang dirintis oleh Badan Narkotika Nasional sebagai wadah pendidikan dan pelatihan bagi Anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif Gerakan Pramuka dalam upaya untuk melakukan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)," terang Kepala BNNK Garut.***(Igie)