Kamis, 12 Maret 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Momentum HJG Ke-213, Bupati Syakur Ajak Masyarakat Tahu Sejarah Membangun Garut
PEMKAB GARUT Rabu, 18 Februari 2026 - 15:29

Momentum HJG Ke-213, Bupati Syakur Ajak Masyarakat Tahu Sejarah Membangun Garut

person Admin | visibility 58
Momentum HJG Ke-213, Bupati Syakur Ajak Masyarakat Tahu Sejarah Membangun Garut

HARIANGARUT.NEWS - Memperingati usia yang ke 213 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut gelar upacara perayaan Hari Jadi Garut (HJG). Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin M Eng, IPU, pimpin upacara, di Alun-alun Otista, Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota, Rabu (18/02/2026).

 

Dengan mengusung tema "Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang", upacara diawali dengan prosesi Mapag Papayung Agung yang diiringi pasukan Mojang Jajaka Garut Pinilih, seni Sunda Reog Angklung oleh masyarakat adat, menambah kemeriahan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Garut yang ke 213. Selain membawa tabuhan alat musik Reog, iring-iringan ini juga membawa ragam hasil bumi yang menandakan kondisi kehidupan ekonomi di Kabupaten Garut.

 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin dalam sambutannya menekankan bahwa esensi terdalam dari peringatan HJG ke-213 adalah rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang dirasakan warga Garut. 

 

"Sementara itu kita pun menyadari masih banyak hal yang harus ditingkatkan, Garut terus melakukan upaya untuk mengurangi berbagai disperitas, yaitu kondisi belum seimbangnya atau belum adanya kesetaraan terutama pada aspek perekonomian, pendidikan dan kesehatan, termasuk infrastruktur," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa momentum HJG kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana untuk mengaktualisasikan visi "Garut Hebat dan Berkelanjutan". Visi ini merupakan representasi cita-cita kepemimpinan Bupati Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati, Putri Karlina untuk membangun daerah yang berdaya saing, berkeadilan wilayah, dan tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi.
 

Ada yang istimewa pada peringatan tahun ini. Syakur menerangkan, Pemkab Garut menghadirkan kembali ruh budaya Sunda melalui berbagai ornamen dan prosesi sejarah, seperti "Mapag Hurip Gumiwang Cigarut" yaitu penelusuran jejak sejarah asal-usul Garut hingga "Napak Darma Lingga Buana" yaitu prosesi simbolis di titik nol kilometer Garut sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.
 

"Rangkaian ini, bukan sekedar seremoni melainkan simbol penguatan identitas penghormatan terhadap asal-usul serta pengingat tanggung jawab kita bersama dalam melanjutkan pembangunan Garut ke masa depan," katanya.

Mengusung tema "Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang", Pemkab Garut mengirimkan pesan kuat tentang semangat kolektif untuk membuat Garut kembali bersinar dan gemilang. Bupati Garut mengajak seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk bersatu padu.
 

"Kami memiliki harapan tinggi kepada jajaran pemerintahan dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Garut untuk secara bersama-sama untuk menjadikan momentum Peringatan Hari Jadi Garut ke-213 ini sebagai sarana untuk mengembangkan kebersamaan secara komunal rekam rangka membangun daerah yang kita cintai," kata Bupati Syakur.
 

Usai pimpin upacara, kepada awak media Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT, ucapan terima kasih dan penghormatan kepada para pendahulu yang telah membangun Kabupaten Garut.

 

Meskipun, kata Syakur, saat ini masih banyak yang harus dibenahi, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat. Bagaimana semua upaya-upaya yang dilakukan saat ini untuk kemajuan Kabupaten Garut. Karena, di usia yang sudah mencapai 213 tahun, Syakur menyebut sudah selayaknya Garut menjadi kabupaten yang lebih maju.
 

"Kita harus lebih bekerja keras, menunjukan bahwa, kita sudah memiliki umur yang pantas untuk menjadi kabupaten yang lebih maju," ujar Syakur.
 

Menurut Syakur, tema dan nilai yang diusung di HJG ke 213 ini, harus diingat dan semua warga harus tahu, bahwa bagaimana para pendahulu yang telah membangun Kabupaten Garut dengan sedemikian rupa. Seperti halnya, beberapa hari lalu dirinya meninjau air sumur yang berada di SMPN 1 Garut.
 

"Diingatkan kepada kita semua, bahwa bagaimana para pendahulu kita sudah, pertama membangun daerah ini, pertama airnya dulu. Kemarin kami dari Ci Garut, kami juga mengajak ke titik nol yang merupakan titik awal pertemuan di Kabupaten Garut," jelas Syakur.

Syakur menyebut, sejarah tersebut harus jadi pengingat semua elemen dan warga masyarakat di Kabupaten Garut, dan semestinya, imbuh Syakur, saat ini Garut sudah lebih maju lagi, tinggal bagaimana dan apa yang harus dilakukan agar bisa tercapai.

 

"Mari kita bekerjasama, kolektif kolegial, bersama-sama masyarakat supaya Garut lebih baik lagi dari segala aspek, pendidikan, kesehatan, ekonomi. Ini harus lebih kita fokuskan dan perlu pastisipasi masyarakat. Perlu kerja keras, disiplin dan kesabaran. Ini yang perlu dipahami, kesatuan langkah, pikiran dan langlah konkret di lapangan," pungkas Bupati Garut. (Ndy)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Berita Populer

01
PEMKAB GARUT

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas dan Pejabat Eselon 3, Berikut Daftarnya

schedule 2 minggu yang lalu visibility 570
02
PEMKAB GARUT

PPPK Paruh Waktu Akan Terima Gaji Ke-13 dan 14

schedule 3 minggu yang lalu visibility 294
04
05
Iklan BJB