Prakerin Berakhir, Pembimbing SMK Negeri 1 Garut Ucapkan Terima Kasih Kepada Harian Garut News
HARIANGARUT.NEWS - Setelah tiga bulan sebanyak enam siswi SMK Negeri 1 Garut melaksanakan program Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Kantor Redaksi Surat Kabar dan Media Online Harian Garut News, Komplek Villa Lembah Asri, Blok C No. 17 Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (09/03/2026), guru pembimbing siswa Prakerin menjemput siswa-siswinya untuk kembali belajar di sekolah seperti biasa. Para siswi SMK Negeri 1 Garut tersebut melaksanakan Prakerin mulai tanggal 1 Desember 2025 dan berakhir 28 Februari 2026.
Mia Ira Antika, S.Pd selaku guru pembimbing Prakerin menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang diberikan unsur pimpinan redaksi, redaktur, dan wartawan terhadap siswa-siswinya selama Prakerin di kantor Redaksi Harian Garut News. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada perkataan dan sikap yang kurang berkenan yang telah dilakukan oleh anak didiknya selama mengikuti program itu.
"Semoga segala yang telah diperoleh oleh para siswi ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan dasar yang diisyaratkan sesuai dengan program latihan yang dilaksanakan di lembaga media ini," tutur Mia.
Sementera mewakili Pimpinan Redaksi Harian Garut News, Igie N. Rukmana, Redaktur Pelaksana, Nendi Sajidin mengharapkan, dengan telah berakhirnya program kegiatan prakerin itu, para siswi dapat memperoleh pengerahuan praktis dan kemampuan profesional yang tidak didapatkannya di sekolah.
"Mudah-mudahan apa yang telah diperoleh selama prakerin bisa menjadi bekal nantinya apabila terjun langsung dalam dunia kerja yang tentunya setelah kalian lulus dari sekolah. Cara kalian dengan anggun melakukan pekerjaan, kami sangat bangga. Terima kasih telah melalui semua tugas dan membuatnya berharga. Selamat dan harapan terbaik untuk masa depan yang menjanjikan,” imbuhnya.
Ditambahkan Nendi, pihaknya hanya berusaha membimbing dan mengarahkan agar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan peserta Prakerin. Kurangnya pengalaman dalam suatu pekerjaan, imbuhnya, tidak terlalu penting ketika ada dorongan kuat untuk keunggulan dan kesempurnaan.
"Saya benar-benar menghargai betapa luar biasanya enam siswi PKL ini, terima kasih untuk semua tugas yang dilakukan dengan baik. Sebab apabila kemauan untuk belajar itu tidak timbul dari dalam diri sendiri agar menjadi pribadi yang lebih baik, pekerja keras dan cerdas, serta ikhlas, maka hal itu juga tidak akan terwujud walaupun sudah kita bimbing dan kita arahkan," pungkas Nendi.***(Inay)