Sarat Nilai Kebersaamaan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut Gelar Halal Bihalal
HARIANGARUT.NEWS. - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, sebagai momentum mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri di Gedung Pendopo, Jalan Kiansantang, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Garut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Ketua Kwarcab Kabupaten Garut beserta jajaran, para Ketua Kwarran Se-Kabupaten Garut ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus refleksi bersama dalam memperkuat peran kepramukaan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara Halal Bihalal yang digabungkan dengan Pelantikan Badan Kelengkapan dan Unit Kegiatan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2031 dan penyerahan "uang kadeudeuh" kepada pemenang sayembara logo HUT Pramuka Ke-65 tersebut turut menambah kekhidmatan acara yang sarat akan nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ceng Noval yang menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai amaliah yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan. Ia menyampaikan bahwa peningkatan kualitas amaliah pasca Ramadan menjadi bukti nyata keberhasilan proses pendidikan spiritual yang telah dijalani selama satu bulan penuh.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, mengingatkan bahwa semangat Ramadan tidak boleh berhenti seiring berakhirnya bulan suci, melainkan harus terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberlanjutan amaliah menjadi indikator kedewasaan spiritual sekaligus komitmen dalam menjaga nilai-nilai keimanan. Ade juga menyatakan bahwa Pramuka memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan nonformal untuk mencetak SDM Garut yang unggul dan berkarakter Pancasila.
" Visi besar yang kita usung adalah Gerakan Pramuka Garut sebagai lembaga pendidikan nonformal untuk mengembangkan sumber daya manusia Garut yang unggul, berkarakter Pancasila dan berkecakapan hidup yang berkualitas menuju Pramuka Garut yang hebat. Kegiatan ini juga bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dan kepramukaan. Silaturahmi memiliki banyak keutamaan, bukan hanya mempererat hubungan antarindividu, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan pengabdian,” ujarnya.
Dalam momentum Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah tersebut, Ade juga memaparkan rencana strategis terkait arahan Bupati mengenai penguatan kecakapan hidup bagi para siswa. Kwarcab Garut akan segera menggelar Lomba Kecakapan Hidup (Life Skill) untuk jenjang SD dan SMP.
"Lomba kecakapan hidup dan lifeskill yang rencananya insha Allah untuk tingkat sekolah menengah pertama akan dilaksanakan pada tanggal 21 April 2026 bertempat di SOR RAA Adiwijaya. Kemudian untuk tingkat sekolah dasar akan dilaksanakan di tanggal 28 April 2026 bertempat di tempat yang sama SOR RAA Adiwijaya," ungkapnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Ketua Kwarcab Kabupaten Garut berharap seluruh jajaran pengurus dan anggota Pramuka di Kabupaten Garut dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat sinergi, serta menjaga semangat pengabdian dalam membina generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan, bahwa orientasi pembangunan di Kabupaten Garut tidak hanya berfokus pada fisik seperti jalan, sekolah, dan jembatan, tetapi juga pada aspek fundamental yakni pembangunan karakter. Semangat kebersamaan dan pembaruan menjadi napas utama dalam kegiatan Halal Bihalal, kata Bupati, harus menjadi kemajuan organisasi yang tidak lepas dari peran dan dedikasi seluruh pengurus Kwarcab Garut.
"Gerakan Pramuka merupakan instrumen paling efektif dalam membentuk mental generasi muda di tengah arus kemajuan zaman dan pengaruh negatif gadget. Dan saya termasuk kelompok yang mendorong pembangunan karakter dengan memberdayakan Gerakan Pramuka. Pramuka itu bukan hal yang baru, saya sudah mengikuti berbagai kegiatan dari dulu, dan Pramuka ini cocok untuk kebutuhan kita di masa kini dan masa yang akan datang," ucap Bupati Garut.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Gerakan Pramuka, Bupati Garut memberikan keberpihakan khusus dalam hal anggaran serta menginstruksikan sinergi lintas sektoral antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan (Disdik). Bupati Syakur juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalisme. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi.
"Saya berharap semangat kebersamaan dan kekeluargaan terus terjaga, serta mampu mendorong terciptanya generasi muda yang unggul dan berdaya saing di Kabupaten Garut. Penting Pramuka menyelenggarakan banyak kegiatan luar ruangan (outdoor) untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari smartphone dan gadget. Aktivitas ini bertujuan membentuk karakter, keterampilan hidup, kemandirian, kedisiplinan, serta menjaga kesehatan mental dan fisik anak, sekaligus meminimalisir pengaruh negatif teknologi," pungkas Bupati Garut. ***(Igie)