Tim Putri Kalasadat FC Cibatu Siap Terjun di Piala Pertiwi Garut, Coach Dadang : Butuh Dukungan Semua Pihak
HARIANGARUT.NEWS - Sepak bola merupakan olahraga yang selama ini nyaris identik dengan kaum pria. Bukan hanya dari para pemainnya, penonton yang menyesaki tribun pun didominasi laki-laki. Namun, dalam perkembangannya, olahraga yang membutuhkan fisik prima, kemampuan mengolah bola, dan mengandalkan kemampuan berlari itu juga disukai kaum hawa.
Berkenaan dengan itu, Gelaran Piala Pertiwi edisi 2026 sudah ramai dibicarakan. Menurut informasi para pengelola klub, Piala Pertiwi tingkat Kabupaten Garut akan berlangsung di Lapangan Kerkof dan Stadion Dalem Bintang. Hingga saat ini, pendaftaran calon peserta masih terus dilakukan.
Beberapa klub memang sempat saling berkomunikasi. Mereka seperti tidak sabar untuk berlaga. Maklum, para pesepak bola putri memang kurang jam terbang, karena ketiadaan kompetisi maupun terbatasnya jumlah turnamen. Kalasadat FC Women adalah satu di antara klub yang bermarkas di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut menyebut sudah menyiapkan tim secara khusus untuk terjun di Piala Pertiwi.
"Ya, kami memahami kebutuhan pemain untuk berlaga. Para pengurus Kalasadat FC juga bertekad bekerja sama dengan seluruh stakeholder agar bisa memberi kontribusi nyata terhadap pengembangan dan ujungnya demi prestasi sepakbola Putri di Kecamatan Cibatu," kata coach Kalasadat FC, Dadang Well didampingi asissten pelatih, Akasis, Jumat (08/05/2026) usai menggelar latihan di Vasco Mini Soccer.
Dadang mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya ekosistem sepakbola putri dari level usia lebih dini dan mengikuti berbagai turnamen yang ada di Kabupaten Garut. Dengan kompetisi dan karier berjenjang, dirinya berharap hal ini dapat memantik motivasi Tim Kalasadat FC Women untuk terus mengasah kemampuannya.
"Talenta sepakbola putri di Kecamatan Cibatu sudah berkembang. Tim putri sudah sering latihan setiap hari Jumat di Vasco Mini Soccer. Kemampuan secara individu maupun tim teramati sudah semakin mengalami peningkatan, sekarang sudah banyak yang ikut latihan. Untuk terlibat di Piala Pertiwi, tentunya kita butuh dukungan dari semua pihak guna menyiapkan segala sesuatunya mulai uang pendaftaran, kostum, transportasi dan lainnya," ungkap Dadang Well.
Intinya, kata Dadang Well, hal pertama yang harus digapai untuk mewujudkan sepak bola putri, banyak kaum hawa yang mencintai olahraga sepak bola sehingga nantinya mudah mencari bibit muda berbakat ketika banyak yang menyukai olahraga yang selama ini digeluti kaum laki-laki tersebut.
"Kita akan koordinasi dengan Forkopim Kecamatan Cibatu dan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK). Selanjutnya, adanya pembinaan dan kompetisi reguler yang digelar sehingga latihan yang mereka lakukan setiap hari atau setiap pekannya tidak sia-sia karena ada ajang kompetisi yang bisa mengukur kemajuan prestasi masing-masing individu," pungkas coach Kalasadat FC.***